حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ
يَحْيَى، وَمُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ، قَالَا: أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ، ح وحَدَّثَنَا
قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا لَيْثٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمِ
بْنِ عَبْدِ اللهِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنْ رَسُولِ اللهِ
صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ قَالَ: «إِنَّ
بِلَالًا يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ، فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى تَسْمَعُوا تَأْذِينَ
ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ»
Telah menceritakan kepada kami
Yahya bin Yahya dan Muhammad bin Rumh, keduanmya berkata: telah emgabarkan
kepada kami Al-Laits,
Dan telah menceritakan kepada
kami Qutaibah bin Said, telah menceritakan kepada kami Laits, dari ibnu Shihab,
dari salim bin Abdullah, Dari Abdullah bin Umar RA, dia berkata.
"Rasulullah SAW memiliki dua orang muadzin, yaitu Bilal dan Ibnu
Ummi Maktum yang buta. Rasulullah SAW bersabda,'Sesungguhnya Bilal adzan
pada malam hari, maka makan dan minumlah hingga Ibnu Ummi Maktum adzan."' Abdullah
bin Umar berkata, "Jarak keduanya hanya saat turunnya yang satu (Bilal)
dan naiknya yang satu (Ibnu Ummi Maktum)."
Takhrij Hadits:
1.
Musnad Ahmad 40/198 No. 24168
2.
Shahih Al-bukhari 1/127 No. 622; 3/29 No. 1918
3.
Shahih Muslim 1/287 No. 381
4.
Sunan Abu dawud, 1/147 No. 535
5.
Sunan An-Nasai 2/10 No. 689
6.
Sunan Ad-Darami, 2/761 No. 1227
Intisari Hadits:
1.
Adzan awal dilakukan oleh Bilal pada malam hari.
2.
Adzan Shubuh dilakukan oleh Ibnu Umi Maktum.
Komentar
Posting Komentar