حدَّثنا محمَّد بن
بشَّار، حدَّثنا محمَّد بن جعفر، حدَّثنا شعبة، قال: سمعتُ أبا جعفر يُحدّث عن
مُسلم أبي المثنَّى
عن ابن عمر قال: إنّما كان الأذانُ على عَهدِ رسول الله - صلى الله
عليه وسلم - مرَّتين مرتين، والإقامةُ مرَّةَ مرَّةَ، غير أنه يقول: قد قامت
الصلاةُ، قد قامت الصلاةُ، فإذا سمعنا الإقامةَ توضأنا ثمَّ خرجنا إلى الصلاة
قال شُعبة: لم أسمع من أبي جعفر غير هذا الحديث.
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin
Basyar, telah menceritakan kepada Kami Muhammad bin Ja’far, telah menceritakan
kepada kami Syu’bah, Ia berkata: Aku mendengar Abu Ja’far menceritakan hadits
dari Muslim Abu Al-Mutsana dari ibnu Umar, Ia berkata: Hanyasanya Adzan pada
jaman Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam dua kali-dua kali dan
Iqamat satu kali- satu kali, kecuali hanya saja dia (muadzin) itu mengucapkan, "Qad qamatis
shalaah qad qaamatis shalaah, " Apabila kami mendengarkan iqamah, maka
kami berwudhu, kemudian melakukan shalat. (Hasan)
Takhrij Hadits:
1. Musnad Ahmad, 9: 403, No. 5569
2. Sunan Abu Dawud, 1: 141 No. 516
3. Sunan An-Nasai, 2: 3, No. 628
4. Sunan Ad-Darami, 2: 762, No. 1229
5. Sunan Al-Bayhaqi, 1: 610, No. 1961
Intisari Hadits:
Intisari Hadits:
- Adzan pada Zaman Rasulullah itu dua kali- dua kali.
- Iqamat satu kali- satu kali, Kecuali Lafazh "Qad qamatis shalaah qad qaamatis shalaah, "
Komentar
Posting Komentar