حدَّثنا محمَّد بن سلمة،
حدَّثنا ابن وَهْب، عن ابن لَهيعةَ وحَيْوةَ وسعيد بن أبي أيوب، عن كعب بن علقمةَ،
عن عبد الرحمن بن جُبير عن عبد الله بن عمرو بن العاص، أنه سمع النبي - صلى الله
عليه وسلم -: "إذا سمعتُم المُؤذنَ فقولوا مِثلَ ما يقولُ، ثمَّ صلُّوا عليّ،
فإنه مَن صلَّى عليَّ صلاةً صلَّى الله عليه بها عشراً، ثمَّ سَلوا الله ليَ
الوسيلةَ، فإنها مَنزلةٌ في الجنَّةِ لا تنبغي إلا لِعبدٍ من عبادِ اللهِ، وأرجو
أن أكونَ أنا هو، فمَن سألَ ليَ الوسيلةَ حَلَّت عليه الشَّفاعة"
Telah menceritakan
kepada kami Muhammad bin Salamah, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb,
dari Ibnu Lahi’ah, Haiwah dan Said bin Abi Ayub, dari Ka’ab bin Alqamah, dari
Abdurrahman bin Jubair, dari Abdullah bin
Amr bin Ash, bahwasanya dia pernah mendengar Nabi SAW bersabda, "Apabila
kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkannya
kemudian bacalah shalawat untukku, karena orang yang membaca shalawat sekali
untukku, maka Allah akan menganugerahkan sepuluh shalawat (rahmat) kepadanya,
lalu mohonlah kepada Allah Azza WaJalla Washilah (kedudukan yang tinggi)
untukku. Karena washilah itu suatu kedudukan yang tinggi dalam surga, yang
tidakpantas kecuali bagi seseorang di antara hamba-hamba Allah SWT, dan aku
berharap semoga Akulah yang akan menempatinya. Barangsiapa yang memohonkan
kepada Allah Washilah untukku, maka pastilah dia akan mendapat syafaat.
Takhrij Hadits:
- Musnad Ahmad, 11: 28, No. 6568
- Shahih Muslim, 1: 285, No. 381
- Sunan AN-Nasai, 2: 25, No. 678
- Shahih Ibn Khuzaimah, 1: 218, No. 418
5.
Intisari Hadits:
1.
Mengucapkan
kalimat adzan seperti yang di ucapkan muazdzin.
2.
Dianjurkan
bershalawat kepada Nabi SAW, karena orang yang shalwat kepadanya satu kali maka
Allah akan menganugerahkan sepuluh shalawat (rahmat) kepadanya,
3.
Memohon
washilah kedudukan tinggi bagi Nabi. Karena washilah itu suatu kedudukan yang
tinggi dalam surga, yang tidakpantas kecuali bagi seseorang di antara
hamba-hamba Allah SWT,
4.
Orang
yang memohonkan Washilah bagi Nabi maka akan mendapatkan Syafaat dari Nabi.
Komentar
Posting Komentar