حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ
بْنُ الصَّبَّاحِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ عَبْدِ الله بن عبد
الرحمن بْنِ أَبِي صَعْصَعَةَ، عَنْ أَبِيهِ وَكَانَ أَبُوهُ فِي حِجْرِ أَبِي
سَعِيدٍ الخدري، قَالَ: قَالَ لِي أَبُو سَعِيدٍ: إِذَا كُنْتَ فِي الْبَوَادِي
فَارْفَعْ صَوْتَكَ بِالْأَذَانِ، فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ - صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - يَقُولُ: "لَا يَسْمَعُهُ جِنٌّ وَلَا إِنْسٌ،
وَلَا شَجَرٌ وَلَا حَجَرٌ، إِلَّا شَهِدَ لَهُ"
Telah menceritakan
kepada Kami Muhammad bin Shabah, telah menceritakan kepada kami Sufyan bin
Uyainah, dari Abdullah bin Abdurrahman bin Abu Sha'sha'ah —dia dalam asuhan Abu
Said— ia berkata: Abu Said berkata kepadaku, "Apabila kamu mengumandangkan
adzan di pedesaan, maka keraskanlah suaramu. Sesungguhnya aku pernah mendengar
Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak ada jin, manusia, pohon dan batu yang
mendengarnya, melainkan akan menjadi saksi baginya'.
Takhrij Hadits:
1.
Sunan Ibn Majah 1/464 no. 721
Intisari Hadits:
1.
Suara adzan dapat
terdengar oleh makhluk lain sepanjang suara itu, maka dianjurkan agar
mengeraskannya.
Makhluk
yang mendengar adza itu akan menjadi saksi kelak.
Komentar
Posting Komentar